“Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua
hasrat dan keinginan adalah buta jika tidak disertai pengetahuan. Dan
pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan semua pelajaran akan
sia-sia jika tidak disertai cinta”.
Kahlil Gibran
“Hidup yang bermakna
adalah hidup yang senantiasa terus belajar, berubah, dan bertumbuh”.
“Setiap hari kita
belajar sesuatu, dan sering kali apa yang kita pelajari kemarin ternyata
keliru. Oleh karena itu kita harus senantiasa belajar untuk menemukan
kekeliruan tersebut”.
“ Manusia belajar
bukan sekedar belajar tentang sesuatu, tetapi yang lebih penting adalah belajar melakukan sesuatu”.
“Kebebasan yang
terakhir yang dimiliki oleh manusia adalah kebebasan untuk memilih dan
menciptakan realitas yang kita inginkan dalam hidup ini”.
“Yang menjadikan
seseorang benar-benar hebat adalah mengetahui bagaimana cara menanggung
penderitaan yang tak terperi dan menahan yang tak tertahan”.
”Pikiran bawah sadar
manusia memberikan kontribusi 88% dari aktivitas yang kita lakukan, sedangkan
pikiran sadar hanya memberikan kontribusi 12%”.
“Puncak hubungan
indah dengan Tuhan adalah ketika kita dapat menemukan tujuan hidup kita sendiri
dan kita dapat menjalani hidup ini dengan penuh keyakinan dan pengharapan”.
“Manifestasi cinta
yang tertinggi adalah ketika kita sudah dapat menerima dengan penuh ucapan
syukur setiap hal, setiap kejadian yang kita alami dalam kehidupan ini”.
“Kedamaian dalam diri
adalah suatu kondisi batin dimana kita dapat melepaskan semua beban hidup,
kekhawatiran akan masa depan, ketakutan dan kegalisahan terhadap sesuatu
masalah dan persoalan-persoalan yang membebani hidup kita selama ini”.
“Bila seseorang
merasa bahagia belum tentu ia merasakan kedamaian, namun seseorang yang
merasakan kedamaian sudah pasti ia merasakan bahagia”.
“Setiap orang yang
telah menemukan kabahagian internal biasanya dapat selalu menerima kanyataan
yang terjadi dalam hidupnya dengan beser hati”.
“Inner joy =
Kebahagian dalam diri”
“Inner peace =
Kedamaian dalam diri”
“Awareness =
Pengontrolan diri”
“Manusia yang Rendah Hati adalah manusia yang
sangat peduli dengan perasaan orang lain. Berbeda dengan manusia Rendah Diri yang senantiasa
peduli dengan apa yang dikatakan orang lain tentang dirinya sehingga selalu khawatir dengan apa
yang dipikirkan karena tidak memiliki rasa percaya diri”.
Ciri-ciri sifat
Rendah hati
“Life doesn’t just happen to you. It’s all
about choices and how you responed to
every situation”.
(Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan
bagaimana kita merespon setiap situasi yang terjadi pada kita).
“Setiap tubuh yang buruk dapat menghambat
aliran normal darah yang membawa oksigen menuju otak, dan bahwa posisi agar
kepala segaris dengan tubuh selagi duduk, berdiri, dan berjalan dapat
memperbaiki fungsi “kognitif”
secara keseluruhan. Sikap tubuh yang sempurna dan mengatur pola
pernapasan dapat membantu menemukan
jawaban dari sebuah pertanyaan”.
No comments:
Post a Comment